Rabu, 09 April 2014

Terspesial, Teruntuk, Sahabat"ku...

Dear sahabat dimanapun kalian berada..
Aku galau. Ya, memang benar ku galau. Aku sedang mendengar lagu melow ketika menulis ini. Yah, tapi kalian pasti tau aku kadang punya kebiasaan buruk: menikmati kegalauan. ;) Tapi bukan tentang galau dan diriku yang akan kuceritakan. Tapi tentang kalian yang kurindu.

Dulu selalu bersama. Ada tawa, tangis, ejekan, hal-hal gila yang kita lakukan bersama. Saat kita saling melakukan kebodohan dan saling menertawakan. Atau ketika kita saling berjuang dan beri support sama lain. Rasanya bumi telah banyak menyerap keringat kita berbarengan. Bersama kita berfoto, makan, nonton, belajar, bertualang, bermasalah, dan menyelesaikan masalah. Aku di dunia kalian, kalian di duniaku, kita berbagi dunia dan mengukir sejarah. Aku belajar banyak hal dari setiap waktu kita bersama. Tentang penghargaan, perjuangan, hingga cinta.

Kini? tentu tak sama. Waktu mengantarkan kita pada tahapan untuk menjadi lebih baik. Aku tumbuh besar, begitupun kalian. Bersama-sama kita saling menjadi saksi atas berbagai pencapaian. kita berbagi cerita baik dan buruk, mengukir banyak kenangan satu sama lain. Kini kita berada di tempat berbeda. Hari-hari mengajarkan kita semakin dewasa dan membentuk tujuan yang berbeda pula satu sama lain. Begitu banyak perbedaan. Namun pelangi masih berasal dari matahari yang sama, walau tak setiap kita dapat menyaksikannya. Meskipun pada akhirnya kita begitu berbeda, setidaknya ada satu fakta bahwa kita masih di semesta yang sama :) Ahh, tapi mengapa repot-repot membahas perbedaan dan persamaan? Toh, hidup akan terus berjalan dan merubah kita dari waktu ke waktu. Tapi fakta lainnya adalah bahwa perubahan masa, tak mengubah kalian di hatiku.

Aku merindukan kalian
aku merindukan kalian
aku merindukan kalian
aku merindukan kalian
aku merindukan kalian
...

Aku merindukan kalian lebih banyak dari tulisan di atas. Aku tak memberi 'titik' karena kerinduanku memang tak berakhir, dan memang tak ingin ku akhiri. Inilah kebiasaan burukku yang lain: menikmati kerinduan. Haaaaah,, andai kalian di depanku saat ini, ingin ku jitak, kucubit, kupeluk, dan kutertawakan. Datanglah ke mimpiku malam ini sobat,,hal itu akan memberiku semangat buat esok hari.

Semoga kalian selalu bahagia dimanapun itu. Berada di sekeliling orang-orang yang kalian cinta dan mencitai kalian. Melalui banyak momen berharga. Meraih apapun yang ingin dicapai. Dan semoga diriku masih di hati kalian.... Doa terindah untuk orang-orang spesial, yang sedang kurindukan...

Salam hangat, salam rindu..

Sabtu, 05 April 2014

My Indonesia, Your Indonesia, Our Indonesia, We're as Indonesia [1]

I'm totally confuse at anything happend in this world today. In this 2014, high technology and democracy have significant effect to society's mindset and activities. Let me lists some strong cases :
  • 2014 election in Indonesia
  • the missing MAS MH370
  • still,corruption in each element of government
  • natural disaster in early 2014
I don't have a good knowledge about politic, economic, and so on. And I hate this fact so much! I own this country, and also the part of it. But I can do nothing for any solving for those problems. I write this in my mad-confused condition after read some articles. Yeah, everyone has their own perception and point of view. What about me?
.....